Mengenal lebih jauh Candi Panataran ++pict++ (yang ngaku cinta Indonesia masuk gan)
13 Juli 2010
0
comments
Spoiler for candi Panataran:
Spoiler for candi Panataran:
Candi Panataran adalah sebuah candi berlatar belakang Hindu (Siwaitis) yang terletak di Jawa Timur, tepatnya di lereng barat daya Gunung Kelud, di sebelah utara Blitar. Kompleks candi ini merupakan yang terbesar di Jawa Timur. Candi ini mulai dibangun dari Kerajaan Kadiri dan dipergunakan sampai dengan Kerajaan Majapahit.
Candi Panataran ditemukan pada tahun 1815 oleh Sir Thomas Stamford Raffles (1781-1826), Letnan Gubernur Jenderal pemerintah kolonial Inggris yang berkuasa di Negara Indonesia.
Spoiler for nih orangnya gan:
Raffles bersama-sama dengan Dr.Horsfield seorang ahli Ilmu Alam mengadakan kunjungan ke Candi Panataran, dan hasil kunjunganya dibukukan dalam buku yang berjudul "History of Java" yang terbit dalam dua jilid. Jejak Raffles ini di kemudian hari diikuti oleh para peneliti lain yaitu : J.Crawfurd seorang asisten residen di Yogyakarta, selanjutnya Van Meeteren Brouwer (1828), Junghun (1884), Jonathan Rigg (1848) dan N.W.Hoepermans yang pada tahun 1886 mengadakan inventarisasi di komplek percandian Panataran.
Spoiler for Dwarapala:
Spoiler for Dwarapala:
Memasuki areal Candi, di pintu utama kita akan disambut dua buah arca penjaga pintu atau disebut dengan Dwaraphala yang dikalangan masyarakat Blitar terkenal dengan sebutan "Mba Bodo". Yang menarik dari arca penjaga ini bukan karena arcanya yang besar, namun karena wajahnya yang menakutkan (Daemonis).
Spoiler for Batu Prasasti:
Di sebelah selatan bangunan candi masih berdiri tegak sebuah batu prasasti atau batu bertulis. Prasasti ini menggunakan huruf Jawa Kuno bertahun 1119 Saka atau 1197 Masehi yang dikeluarkan oleh Raja Srengga dari Kerajaan Kediri. Isinya antara lain menyebutkan tentang peresmian sebuah perdikan untuk kepentingan Sira Paduka Batara Palah (Candi Panataran). Jadi proses pembangunan komplek Candi Panataran memakan waktu sekurang-kurangnya 250 tahun, dimana mulai dibangun tahun 1197 pada jaman Kerajaan Kediri sampai tahun 1454 pada jaman Kerajaan Majapahit.
Spoiler for Gaya Relief:
Spoiler for Gaya Relief:
Spoiler for Gaya Relief:
Spoiler for Gaya Relief:
Spoiler for Gaya Relief:
Candi Penataran juga memiliki kekhasan dalam ikonografi reliefnya. Gaya reliefnya menunjukkan bentuk yang jelas berbeda dari candi-candi Jawa Tengah dari sebelum abad ke-11 seperti Candi Prambanan. Wujud relief manusia digambarkan mirip wayang kulit.
Gambar2nya yang lain nih gan
Spoiler for Candi panataran:
Spoiler for Candi panataran:
Spoiler for Candi panataran:
Spoiler for Candi panataran:
Spoiler for Candi panataran:
Spoiler for Candi panataran:
Spoiler for Candi panataran:
di bagian belakang Candi ada kolamnya gan.. Konon kolam itu di gunakan untuk tempat Ibadah ritual.. terakhir ane kesana bagus banget kolamnya.. ada reliefnya, airnya bening dan banyak ikannya.. maaf gan ga ada fotonya
Update.. akhirnya dapet juga foto kolamnya di kamera ane..
Spoiler for kolam:
Spoiler for kolam:
Spoiler for kolam:
Buat agan2 yang lebih tau masalah Candi Panataran silahkan ditambahkan gan.. klo ada salah mohon di betulkan..
dan buat agan2 yang mau kesana gampang kok gan. jalannya ga ribet dan ga jauh dari kota Blitar..Cuma berjarak sekitar 12 kilometer dari Kota Blitar atau kurang lebih setengah jam perjalanan dengan kendaraan bermotor.
Ane bukan Orang Blitar.. Tapi Klo main ke Blitar pasti main ke tuh candi..
inget gan Orang bijak mengatakan, "Sejarah adalah masa lalu, masa kini adalah waktu yang harus dijalani dan masa depan adalah misteri". Namun sejatinya kalau kita mau lebih arif lagi, ketiga masa tersebut adalah sebuah satu kesatuan yang saling terhubung dan mempengaruhi satu sama lain. Peninggalan-peninggalan purbakala yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara memberikan gambaran yang nyata betapa kayanya warisan budaya Bangsa Indonesia yang harus digali dan dijaga.
Mari Kita Jaga Warisan Budaya Kita