TEMPAT-TEMPAT YANG WAJIB KAMU KUNJUNGI KLO LAGI KE MEDAN

Posted by Anak Muda 29 Februari 2012 0 comments


1.) Istana Maimun adalah salah satu dari ikon kota Medan, Sumatra Utara, terletak di kelurahan Sukaraja, kecamatan Medan Maimun. Didesain oleh arsitek Italia dan dibangun oleh Sultan Deli, Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada 1888, Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan
2.) Tjong A Fie (1860-1921) adalah seorang pengusaha, bankir dan kapitan yang berasal dari Tiongkok dan sukses membangun bisnis besar dalam bidang perkebunan di Sumatera, Indonesia. Tjong A Fie membangun bisnis besar yang memiliki lebih dari 10.000 orang karyawan. Karena kesuksesannya tersebut, Tjong A Fie dekat dengan para kaum terpandang di Medan, di antaranya Sultan Deli, Makmun Al Rasjid serta pejabat-pejabat kolonial Belanda.
3.) Kesawan adalah nama sebuah daerah di Kecamatan Medan Barat, Medan, Indonesia. Kawasan ini adalah kawasan yang dipenuhi bangunan-bangunan bersejarah dan Jalan Ahmad Yani yang berada di kawasan ini merupakan jalan tertua di Medan.
4.) Satu lagi peninggalan Sultan Deli, yaitu Masjid Raya Al Mashun yang berjarak tak jau dari Istana Maimun (200m). Menurut sebuah sumber, masjid mulai dibangun tanggal 1 Rajab 1324H atau 21 Agustus 1906 dan selesai 10 Sept 1909 oleh Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. beberapa bahan dekorasi dibuat dari Italia dan jerman serta konon dulunya menjadi satu bagian dengan komplek istana. Masjid yang dirancang oleh Dingemans dari Amsterdam (dengan bentuk yang simetris jika dilihat dari keempat sisinya) memiliki gaya yang diambil dari budaya Timur tengah, India, dan Spanyol. Masjid dibangun dengan bentuk segi 8 (oktagonal) dan memiliki 4 sayap disetiap bagian selatan timur utara dan barat yang berbentuk seperti bangunan utama namun berukuran lebih kecil. luas keseluruhan bangunan adalah 5.000 meter.
5.) LAPANGAN MERDEKA. Pusat makanan, hiburan dan arena pertunjukan yang lebih dikenal dengan sebutan Merdeka Walk ini selalu ramai dikunjungi pada malam hari, mulai dari remaja hingga keluarga. Tempat yang mirip dengan food court di Mall ini menawarkan beragam pilihan makanan, mulai dari Western Food, Asian Food sampai makanan khas Medan. Sebut saja Coffee Bean Cafe, Oh Lala Cafe, New Zeland Juice, Ice Cream, Nelayan Restoran, Pearl Terrace, minuman, Hometo Restoran, Sunshine Cafe, Dupendys. Cukup menguras kocek Rp 15.000 – Rp 35.000 dijamin kenyang. Tidak hanya makanan, di beberapa sisi juga terdapat arena permainan serta stand souvenir, aksesories, CD dan DVD. Tidak jarang event musik dan hiburan pun digelar, bahkan Hai Minimum Stage pernah menjajal venue di Merdeka Walk ketika roadshow di Medan.
6.) Graha Bunda Maria Annai Velangkanni adalah tempat ziarah yang ditujukan sebagai devosi kepada Annai Velangkanni. Pada awalnya tempat itu diperuntukkan bagi umat Katolik Tamil yang ada di Medan akan tetapi dalam perkembangannya semua umat Katolik dapat datang dan berziarah disitu tanpa batas asal-usul ataupun ras karena sesungguhnya tempat itu dipersembahkan bagi seluruh umat Katolik baik di Indonesia maupun negara tetangga terdekat dari Medan.
7.) Vihara Gunung Timur tampaknya merupakan Kelenteng Tao yang paling terkenal dan terbesar di kota Medan, dan konon mungkin juga di seluruh wilayah Pulau Sumatera. Kompleks Vihara Gunung Timur yang sangat luas ini berada di Jalan Hang Tuah 16, Medan, menghadap ke sungai Babura yang dipercaya akan membawa keberuntungan bagi kelenteng ini.
8.) Kuil Shri Mariamman merupakan kuil Hindu tertua di kota Medan. Kuil yang berada di dekat sungai ini dibangun pada tahun 1881 oleh penduduk Tamil, India, sebagai bentuk penghormatan dan pemujaan kepada Dewi Kali.
9.) Anda para pendatang di kota Medan “wajib” mengunjungi bangungan yang satu ini karena Menara Air Tirtanadi merupakan salah satu ikon kota Medan, Sumatera Utara. Sayang sekali jika Anda melewatkan bangunan unik ini. Menara air ini dulunya milik pemerintahan kolonial Belanda yang bernama NV. Water Leiding Maatschappij Ajer Beresih yang berdiri pada tahun 1905. Menara Air ini selesai dibangun pada tahun 1908 dan sekarang sudah menjadi milik PDAM Tirtanadi. Fungsinya untuk mensuplai kebutuhan air bersih para penduduk yang sampai sekarang masih tetap digunakan. Selain itu, Menara Air ini dulunya berfungsi juga sebagai Landmark kota Medan
Menara Air ini tingginya 42 meter dan beratnya 330 ton. Alamatnya di Jln. Sisingamangaraja No. 1 yang terletak di perempatan Jalan Sisingamangaraja-Jalan Pandu-Jalan Cirebon-Jalan Hj. Ani Idrus.
10.) Balai kota medan merupakan salah satu bangunan bersejarah kota medan. Banguan ini tepat berada di depan lapangan merdeka.

Setelah ane perhatikan sobat muda, jam yang berada di atas bangunan ini ada kemiripan dengan jam yang berada di jam gadang sumatra barat. Yaitu sama-sama angka empat romawinya (IIII), bukan yang kayak (IV)


KOTAK KOMENTAR

nb : Jika Kotak Komentar Tidak Muncul, Di Refresh Aja Ya Sobat Muda (tekan F5)

Comments
0 Comments

0 comments:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Bermurah Hati Memberikan Sepatah Dua Kata di Komentar Ya !!!

Blog Archive

Label

Adsense (4) ANeH Euy (4503) AntiVirus (33) BerBloG RiA (214) BerDownload Ria (234) Berita (4579) Bola (213) Cerita (2016) Cybercrime (27) Entertainment (1626) Fashion (304) Fenomenal (1252) Film (473) Forum (11) Gadget (363) Gambar (3453) Games (167) Hot Celebs (353) Internet (504) Justin Bieber (61) Kesehatan (943) Kriminal (423) Lucu (1043) Misterius (1059) Musik (486) Ngegosip Nih (1229) Olahragara Yuk (909) Otomotif Nih (409) Sains (857) Sejarah (923) Seksologi (143) Serba-Serbi (4413) Teknologi (1167) Tentang Admin (7) Tips (1486) TV Online (2) Unik (630) Video (1455) Wisata (349) Zodiak (31)