Tentang "Skyfall" Mirip "The Dark Knight Rises" dan Hubungan James Bond dengan M

Posted by Anak Muda 13 November 2012 0 comments


skyfall-picture08
Daniel Craig sebagai James Bond. (dok.ist.)
MAJOR SPOILER ALERT! Jangan baca artikel ini jika belum nonton Skyfall. Yang sudah nonton Skyfall dan juga trilogi Batman versi Christopher Nolan (Batman Begins, The Dark Knight, dan The Dark Knight Rises) pastilah merasa ada tone senada antara dua film itu.
Itu yang saya rasakan. Tengok misalnya, bagaimana karakter Moneypenny (Naomie Harris) dikenalkan. Saya teringat momen ketika John Blake (Joseph Gordon Levitt) ternyata Robin di The Dark Knight Rises. Atau pula, di bagian akhir film saya kembali teringat The Dark Knight Rises saat John Blake/Robin menemukan sarang Batman dan kita, penonton, seolah hendak diberi pemahaman dia bakal jadi penerus Batman, menjaga kota Gotham.
Berbeda dengan film-film Bond lain yang fokus pada bagaimana Bond menggulung penjahat, Skyfall lebih fokus pada pendalaman karakter Bond dan juga bosnya, M (diperankan Judi Dench). Dari sini kemudian Skyfall terasa “kurang Bond” dibanding film-film Bond sebelumnya. Bahkan lebih terasa senada dengan The Dark Knight Rises.
Di Skyfall pula, entah disengaja atau tidak, karakter James Bond (Daniel Craig) mengingatkan saya pada Bruce Wayne/Batman rasa Nolan. Pilihan sutradara Sam Mendes untuk mengeksplorasi masa lalu Bond—dengan menyuguhkan di babak akhir film Bond pulang kampung ke tempat kelahirannya bernama “Skyfall” bersama M—memberi penonton masa kini pengetahuan akan asal-usul Bond.
Penggemar berat film-film Bond (atau novelnya) sebetulnya sudah tahu “sejarah” masa lalu Bond yang diungkap di novel terakhir Ian Fleming, sang pencipta Bond, You Only Live Twice. Di situ diungkap asal-usul James Bond.
Judi-Dench-stars-as-M
Judi Dench sebagai M. (dok.ist.)
Diketahui orangtua Bond bernama Andrew Bond, seorang Skotlandia dan ibunya warga Swiss Monique Delacroix. Ayah Bond bekerja di bisnis senjata dan sering bepergian sekeluarga. Bond yatim piatu saat usianya 11 tahun, orangtuanya meninggal dalam kecelakaan mobil. Usai orangtuanya meninggal Bond kecil tinggal dengan bibinya di Inggris, jadi murid di sekolah elit Eaton dan Fettes College di Edinburgh, dan lulus SMA di usia 17 tahun. Bond lalu masuk Angkatan Laut Kerajaan Inggris. (Fleming sekolah di Eaton dan lalu jadi perwira intelijen AL Inggris). Keluarga Bond memiliki semboyan “The World is Not Enough” (yang di kemudian hari, 1999 tepatnya, diambil jadi salah satu judul film James Bond.). Well, kecuali Anda penggemar berat James Bond, info di atas tentulah terasa baru.
Nah, Mendes dan produser film-film James Bond sepertinya sepakat kini saat yang tepat untuk mengingatkan lagi pada khalayak, terutama penonton generasi baru, era 2000-an, yang kenal James Bond di bioskop lewat Daniel Craig.
Craig dikenalkan ke layar bioskop sebagai Bond era baru, Bond pasca 9/11, yang lebih mengandalkan kekuatan fisik ketimbang gadget. Bond versi Craig terlihat lebih brutal. Keahliannya berkelahi tak kalah dari Jason Bourne, agen rahasia rekaan Holywood yang membuat Bond versi Pierce Brosnan terasa ketinggalan zaman.
Jika kita letakkan Casino Royale (2006), film pertama Craig sebagai Bond, sebagai film perkenalan bagi Bond era baru, maka Skyfall yang tayang di bioskop hari-hari ini adalah pamungkas dari masa perkenalan itu. Di Casino Royale (dan juga Quantum of Solace, 2008) kita baru mengenal Bond secara fisik. Lewat Skyfall, kita mengenal karakternya lebih dalam, berikut latar belakangnya. Dalam Bond versi Mendes, masa lalu agen 007 dituangkan seolah ia Bruce Wayne yang punya masa lalu pedih.
***
50-bond-mansfield-smith-cum
Sir Manfield Smith-Cumming (dok.Time)
Selain masa lalu James Bond, yang diberi porsi besar di Skyfall adalah juga hubungan M dengan Bond. Yang sudah menonton Skyfall tentu tahu konflik utama filmnya berpusat tentang M yang dikejar masa lalunya. Bekas anak buahnya, mantan agen MI6 bernama Raoul Silva (Javier Bardem) ingin menuntut balas karena merasa ditinggalkan M. Memberi porsi berlebih pada M menyuguhkan pada kita suatu hubungan lebih intens antara Bond dengan M. Hubungan antara bawahan dan atasan menjadi lebih terang benderang dan dengan begitu, menarik ditelisik lebih jauh.
Penggemar kisah-kisah James Bond tentu hapal kisahnya punya karakter-karakter pendamping yang selalu muncul di setiap episode novel/filmnya. M adalah kepala dinas rahasia Inggris MI6 atasan Bond, Moneypenny sekretarisnya dan Bill Tanner kerap muncul sebagai chief of staff dari M. Ada pula Q yang membekali Bond dengan perlengkapan senjata canggih.
Banyak teori soal asal-usul kenapa Ian Fleming hanya memberi karakter atasan Bond dengan sebuah inisial. Ada yang mengatakan, seperti halnya karakter Bond yang jadi alter ego Fleming, sang pengarang juga mengambil inspirasi tokoh M dari kehidupan nyatanya. Dicatat, Fleming mengambil karakter M dari bekas atasannya di dinas intelijen AL selama Perang Dunia II, Laksamana Muda John Godfrey. Setelah Fleming meninggal, Godfrey berkomentar mengeluh, “Dia membuat saya menjadi karakter kurang mengenakkan bernama M.”
Inisial M juga kerap diasosiasikan dengan perwira intelijen AL Sir Mansfield Smith-Cumming. Pada 1909, Smith-Cumming mendirikan dinas rahasia Inggris. Ia dikenal punya kebiasaan membubuhkan tanda tangan berupa inisial namanya “C” di setiap dokumen. Setelah kematiannya, insial “C” tetap digunakan petinggi dinas rahasia penerusnya. Inisial “C” menjadi singkatan yang berarti “chief—kepala”.
Tak jelas betul bagian mana yang kurang mengenakkan dari M. Yang jelas seiring waktu karakter M berubah-ubah, terutama saat Bond diadaptasi ke layar lebar, tergantung bagaimana sineas menginterpretasikan M.
Sepanjang 50 tahun James Bond di layar lebar (dimulai dari Dr.No tahun 1962) di film-film 'Bond resmi” karakter M dimainkan Bernad Lee, Robert Brown, Judi Dench, dan Ralph Fiennes yang di akhir Skyfall menjadi bos Bond yang baru, dan juga dipanggil M. Di film Bond di luar “Bond resmi” M diperankan John Huston (di Casino Royale, 1967) dan Edward Fox (Never Say Never Again, 1983).
Di novel James Bond The Man with the Golden Gun diketahui nama asli M adalah Sir Miles Messervy, pensiunan Laksamana Madya dan juga bergelar knight commander of the Order of St.Michael and St. George. Menurut akademisi Paul Stock, karakter M di kisah James Bond hadir sebagai perlambang mewakili “England and Englishness.”
***
M-Ralph-Fiennes-stars-as-Ga
Ralph Fiennes sebagai M baru. (dok.ist.)
Memasuki 1990-an, setelah film James Bond “cuti” pasca License to Kill (1989), penonton untuk kali pertama dikenalkan dengan M yang berwujud perempuan lewat GoldenEye (1995). Pemilihan perempuan sebagai bos dinas rahasia ini bukan tanpa alasan. Pada kenyataannya, memang kala itu dinas rahasia Inggris MI5 dikepalai seorang wanita bernama Stella Rimington. Pada awalnya, M di GoldenEye (diperanan Judi Dench) dikesankan membenci Bond. Bond, kata M, adalah seorang yang “sexist, misogynist zaman dinosaurus, dan patung peninggalan masa Perang Dingin.” Bill Tanner, chief of staff M, mengatakan M di GoldenEye sebagai “ratu jahat yang mendewakan angka”, yang mendasarkan keputusannya pada data statistik dan analisis ketimbang intuisi.
Saat peran Bond berganti dari Pierce Brosnan ke Daniel Craig, M tetap diperankan Dench. Kelihatan perbedaan M di GoldenEye dan Casino Royale. Bond adalah agen rahasia andalan M di Casino Royale. Meski kerap marah atas tindakan serampangan Bond, M tetap menyerahkan misi penting pada agen rahasia andalannya itu. Lompatan berikutnya pada karakter M terjadi di Quantum of Solace (2008). Sutradara Marc Forster memberi peran sebagai “ibu” dalam hubungannya dengan Bond.
Asal tahu saja, interpetasi M sebagai “ibunda” James Bond juga bisa ditarik ke masa lalu Ian Fleming. Penulis biografi Fleming, John Pearson menduga karakter M diambil dari ibunya. “Fleming muda kerap memanggil ibunya M (mother),” tulis Pearson. “Saat Fleming masih muda, ibunya adalah satu dari sedikit orang yang ditakutinya. Didikan keras sang ibu, tuntutan agar Fleming muda selalu berprestasi, tercermin seperti bagaimana M menangani agen 007.”
Peran M sebagai “ibu” bagi Bond kian terasa di Skyfall. Di film terakhir Dench sebagai M, giliran Bond membalas budi pada M selayaknya “anak” pada “ibu”. Bond melindungi M sebisa mungkin dan ketika M tewas, Bond berduka seperti anak kehilangan ibunya. Ya, untuk kali kedua, Bond kehilangan orangtuanya.
Di ujung Skyfall, Ketua Komite Keamanan dan Intelijen Gareth Mallory (diperankan Ralph Fiennes), yang juga nama belakangnya berinisial M, menjadi kepala MI6 alias bos baru Bond. Dari sini kisah Bond telah menemukan lingkaran penuh.***

Bahan bacaan
Tentu bukan saya yang pertama menelisik kemiripan Skyfall dengan Batman rasa Christopher Nolan. Artikel di Huffington Post ini, “Bond as Batman: The Problem with Skyfall” mempersoalkan pilihan Sam Mendes menjadikan James Bond mirip Bruce Wayne.
Artikel di situs majalah Time tentang asal usul James Bond dan M ini amat membantu.
Dan, ah, lema “M (James Bond)” di Wikipedia juga terbilang lengkap.
~Source~
Comments
0 Comments

0 comments:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Bermurah Hati Memberikan Sepatah Dua Kata di Komentar Ya !!!

Blog Archive

Label

Adsense (4) ANeH Euy (4505) AntiVirus (33) BerBloG RiA (214) BerDownload Ria (234) Berita (4581) Bola (213) Cerita (2016) Cybercrime (27) Entertainment (1627) Fashion (304) Fenomenal (1255) Film (475) Forum (11) Gadget (363) Gambar (3456) Games (167) Hot Celebs (354) Internet (504) Justin Bieber (61) Kesehatan (944) Kriminal (424) Lucu (1043) Misterius (1061) Musik (486) Ngegosip Nih (1230) Olahragara Yuk (909) Otomotif Nih (409) Sains (857) Sejarah (923) Seksologi (146) Serba-Serbi (4413) Teknologi (1167) Tentang Admin (7) Tips (1487) TV Online (2) Unik (634) Video (1458) Wisata (349) Zodiak (31)