Permintaan Anggaran Setelah Bersitegang

Posted by Unknown 1 September 2010 0 comments



Sejumlah kapal perang milik TNI Angkatan Laut mengikuti aksi tempur laut di perairan Kalimantan Timur, Minggu (15/6/2008), dalam rangka Latihan Gabungan TNI.
JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap kali Indonesia-Malaysia bersitegang, selalu saja diikuti permintaan supaya anggaran pertahanan digerojok, tanpa perlu menengok ulang penggunaan anggaran tahun-tahun sebelumnya.
"Tradisi" ini pula yang terjadi setelah Komisi I DPR RI rapat dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto di DPR RI, Jakarta, Selasa (31/8/2010).
Rapat dihadiri Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.
Selain itu juga Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Sutanto dan Irwaslu Mabes Polri Komjen Pol Nanan Soekarna.
Hasil rapat itu, Komisi I DPR mendesak pemerintah segera menyelesaikan berbagai perundingan segmen-segmen wilayah laut dengan mengedepankan harkat dan martabat bangsa dalam kerangka waktu tertentu.
Selain itu, Komisi I DPR juga mendesak pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan kekuatan maritim, serta melakukan proyeksi pembangunan kekuatan maritim yang didukung infrastruktur dan alutsista yang memadai.
"Komisi I DPR RI menggarisbawahi arti penting pembangunan kekuatan maritim yang bertujuan untuk mengawasi dan menjaga kedaulatan NKRI di wilayah laut, serta menegakkan hukum dan menjaga sumber kekayaan laut demi kepentingan nasional," kata Ketua Komisi I Mahfud Siddiq.
Sementara itu, terkait upaya penegakan kedaulatan dan hukum di laut, Komisi I mendesak pemerintah merevitalisasi fungsi dan tugas Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) serta mengkaji ulang berbagai undang-undang sektoral terkait dengan pengamanan maritim.
Komisi I juga mendesak pemerintah mengambil langkah-langkah penyesuaian terkait alokasi APBN 2011. Terakhir, berhubungan dengan penanganan dinamika permasalahan bilateral yang berkaitan dengan perbatasan, Komisi I DPR mengingatkan pemerintah agar mengedepankan prinsip kesetaraan dan saling menghargai.
Jangan Lupa Berikan Komentarnya ya Teman-teman anak muda

Gamelan Bali Getarkan Rusia

Posted by Unknown 0 comments


Gamelan Bali di Sanggar Sekar Jaya, California
JAKARTA, KOMPAS.com--Denting Gamelan Bali yang dikumandangkan tim ISI Denpasar mampu menggetarkan publik Rusia di jantung komunitas seni musik Rusia.
Gebrakan tim kesenian Institut Seni Indonesia Denpasar diawali dengan penampilan di Gedung philharmonia kota Tula 200 km dari Moskow, ujar Sekretaris Pertama KBRI Moskow Johannes O S Manginsela dalam keterangan persnya yang diterima Antara, Senin.
Pagelaran yang bertemakan "the Colour of Indonesia" merupakan bagian dari rangkaian peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia - Rusia digelar atas kerjasama KBRI Moskow, ISI Denpasar Bali didukung Ditjen Dikti Kementerian Pendidikan Nasional.
Penampilan gamelan dan tari nusantara mempesona tidak kurang dari 750 orang pengunjung yang memenuhi gedung pertunjukan di kota asal sastrawan besar Rusia Leo Tolstoy itu.
Diakhir pertunjukan penonton memberikan appresiasi dengan berulang-ulang memekikan "malajet.. Malajet.." atau hebat.
Pada penampilan lainnya tim ISI Denpasar juga berhasil memukau komunitas seni di Moskow di Rachmaninov Hall, Moscow Tchaikovsky Conservatory.
Di sekolah yang merupakan sekolah music klasik yang paling prestius di Rusia tersebut tidak kurang dari 200 pengunjung memenuhi ruang konser yang terkenal ekslusif dan hanya berkapasitas 250 tempat duduk tersebut.
Pada akhir pertunjukan, penonton tidak hentinya bertepuk tangan sehingga para seniman asal Bali ini dituntut untuk keluar kembali ke panggung untuk memberikan "bonus" permainan gamelan tambahan yang spontan dimainkan selama tidak kurang dari tiga menit sebagai "finale" yang disambut dengan standing ovation dari penonton.
Komposisi tabuhan pembuka dan diikuti permainan gamelan yang mengiringi tarian nusantara seperti tari Selat Segara (Bali), Padang Bulan (Jawa Timur), Oleg Tambulingan (Bali), Pakarena (Sulawesi), Mandau, Garuda, Berburu (Papua).
Kecuali tari Saman (Aceh), seluruh tarian diiringi oleh tabuhan musik tradisional secara live. Dengan dukungan akustik ruangan yang prima pertujukan dilakukan tanpa bantuan pengeras suara (sound system).
Duta Besar RI Moskow, Hamid Awaludin mengatakan bahwa pagelaran budaya Indonesia yang merupakan diplomasi seni dan budaya dapat memicu berkembangnya sektor pariwisata Indonesia.
Masyarakat Rusia yang sudah sejak lama mengenal Bali sebagai salah satu tujuan wisata dan diharapkan melalui Bali, mereka dapat mengenal Indonesia secara keseluruhan.
Ditambahkan bahwa peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Rusia ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk lebih meningkatkan hubungan dan persahabatan kedua bangsa.
Sementara itu Margaritha Karatygina, kepada departemen hubungan internasional Moscow Tchaikovsky Conservatory menyambut gembira keberhasilan penampilan ISI Denpasar serta optimis keberhasilan ini akan mendorong minat mahasiswa musik Rusia untuk mendalami lebih jauh seni musik Timur, khusunya gamelan dari Indonesia.
"Kekayaan budaya Indonesia sangat beragam dan oleh karena itu ISI Denpasar mempersembahkan Paket Nusantara," kata Pembantu Rektor Bidang Kerjasama ISI Denpasar, I Wayan Suweca.
"Rusia adalah salah satu negara yang kaya pula akan seni dan budaya serta apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya sangat tinggi.
Kedua bangsa memiliki potensi untuk mengembangkan kerjasama di bidang seni dan budaya dan ISI Denpasar siap menjalin kerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi seni di Rusia," tambahnya.
Jangan Lupa Berikan Komentarnya ya Teman-teman anak muda

5 Warga Tewas, 19 Anggota Brimob Terluka

Posted by Unknown 0 comments


PALU, KOMPAS.com — Sebanyak 19 anggota Brimob Polda Sulawesi Tengah terluka dalam insiden penyerangan Markas Kepolisian Sektor Biau, Kabupaten Buol, Selasa (31/8/2010) malam.
"Sampai Rabu pagi ini, korban dari anggota Polri yang luka dalam insiden itu sudah mencapai 19 orang," kata Kapolres Buol AKBP Amin Litarso yang dihubungi dari Palu, Rabu (1/9/2010) pagi.
Dia mengatakan, ke-19 anggota Brimob yang luka itu umumnya terkena lemparan batu, sabetan senjata tajam, dan bom molotov dari massa yang mengamuk.
Luka yang dialami para prajurit Brimob itu umumnya tidak parah kecuali satu orang yang tubuhnya terbakar setelah terkena lemparan bom molotov para penyerang.
Selain melukai 19 anggota Brimob, Kapolres Amin Litarso mengatakan, aksi itu juga menimbulkan kerusakan di bagian depan kantor Mapolsek Biau.
Beberapa atribut kepolisian, seperti motor operasional dan pakaian seragam di Balai Tempat Umum (BTU) Buol juga menjadi sasaran amuk massa. "Di lokasi itu, tiga dari empat motor milik anggota di BTU dibakar, dan satu motor lainnya dirusak," katanya.
Dia mengatakan, hingga Rabu pagi ribuan orang yang tadinya menyerbu Mapolsek Biau sudah tak tampak lagi, namun upaya koordinasi ke polsek-polsek tetap dilakukan untuk memantau perkembangan di lapangan.
Kapolres Amin Litarso juga membenarkan adanya upaya penyisiran warga terhadap para anggota polisi, baik di asrama maupun di lokasi lain.
"Saya juga mendapat informasi bahwa sejumlah warga di Desa Lakea memblokade jalan masuk kota Buol untuk menghalangi pasukan BKO yang ingin memasuki wilayah Buol," kata Amin Litarso.
Dalam kerusuhan penyerangan di Mapolsek Biau itu, korban tewas diduga lima warga sipil akibat ditembak polisi yang berupaya membubarkan massa.
"Kami perkirakan pasukan bantuan Polres Tolitoli terhambat di jalan dengan adanya kayu-kayu yang disimpan di sepanjang jalan. Karena sinyal telepon seluler tidak ada, kami kesulitan memantau perkembangan mereka selama dalam perjalanan," kata Amin Litarso.
Insiden penyerangan itu terkait dengan tewasnya seorang tahanan Polsek Biau bernama Kasmir Timumun pada Senin sore.
Keluarga menduga tewasnya Kasmir Timumun, warga Kelurahan Leok II yang bekerja sebagai tukang ojek, akibat penganiayaan oknum polisi.
Kasmir ditahan karena kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang anggota kepolisian di kota itu, namun hari Senin dia tewas di dalam tahanan.
Sebagai buntut dari kematiannya, Selasa malam sekitar pukul 21.30 WITA, ribuan warga menuntut bela dengan mendatangi Mapolsek Biau di Kelurahan Kali dan berdekatan dengan Kantor Bupati Buol.
Aparat kepolisian mengeluarkan tembakan peringatan ke udara untuk mengendalikan massa, namun massa penyerang semakin beringas.
Jangan Lupa Berikan Komentarnya ya Teman-teman anak muda

Jenggot Lebah, Salah Satu Kompetisi Menantang Maut

Posted by Unknown 0 comments
Kompetisi ini sangat berbahaya bagi yang belum berpengalaman terhadap lebah, salah-salah nyawa melayang karena seperti yang sudah kita ketahui gigitan lebah tidak bisa dijadikan bahan mainan apalagi gigitan puluhan ribu lebah di muka dan badan anda.

Jenggot lebah sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu yang pada saat itu digunakan oleh vendor madu untuk menarik perhatian customer nya. Akan tetapi tujuan utama tersebut sekarang sudah berubah dan sekarang menjadi ajang kompetisi yang diadakan setiap tahun. Kompetisi ini bukan lah kompetisi yang diminati banyak orang karena sudah tentu banyak yang tidak suka dikerumunin oleh puluhan ribu lebah.


Para kontestan tersebut ditimbang dulu sebelum kompetisi dimulai, kemudian ditimbang kembali setelah mereka dikerumunin oleh lebah-lebah, yang terberat yang menang. Salah Melanie Kempers, 29, satu kontestan yang diwawancara oleh koran setempat The Star, menceritakan sedikit pengalaman nya dalam mengikuti kompetisi tersebut. Melanie mengatakan bahwa cara agar lebah mau melekat di muka anda adalah dengan menggantungkan 'ratu lebah' di lehernya sehingga para koloni ratu tersebut akan datang menghampirinya. Pada kompetisi tersebut, dia dikelilingi oleh sekitar 37 ribu lebah dan dia digigit sebanyak 2 kali dalam kompetisi tersebut.


Ayo, adakah diantara anda yang berani mencoba kompetisi ini? Bagi yang punya rumah di Ontario, Kanada, boleh tuch dicoba.

Top kontestan yang seluruh muka dan sebagian badan nya dikerumuni oleh lebah. Berat lebah yang berhasil dikumpulin nya adalah 5lbs sekitar 50 ribu ekor lebah.
bee beard competition

kompetisi bee beard

Bee bonding: Tibor Szabo reaches his arm around fellow competitor Christy Hiemstra of Alymer

Can you see me? Szabo reaches out towards the crowd, while covered in bees

      Bizarre hobby: Beebearding is thought to date back to the 1700s

source: http://www.melonproperty.com/blog/in/kompetisi-bee-beard-mengerikan-di-dunia#

Jangan Lupa Berikan Komentarnya ya Teman-teman anak muda

Label

ANeH Euy (4497) Adsense (4) AntiVirus (33) BerBloG RiA (213) BerDownload Ria (233) Berita (4584) Bola (213) Cerita (2007) Cybercrime (27) Entertainment (1630) Fashion (303) Fenomenal (1254) Film (470) Forum (11) Gadget (363) Gambar (3461) Games (167) Hot Celebs (355) Internet (504) Justin Bieber (61) Kesehatan (941) Kriminal (427) Lucu (1042) Misterius (1055) Musik (487) Ngegosip Nih (1232) Olahragara Yuk (911) Otomotif Nih (409) Sains (853) Sejarah (921) Seksologi (145) Serba-Serbi (4392) TV Online (2) Teknologi (1165) Tentang Admin (7) Tips (1481) Unik (632) Video (1457) Wisata (348) Zodiak (31)