Tiga Pendiri Tinggalkan Twitter

Posted by Unknown 30 Juni 2011 0 comments

foto

Twitter.

 

New York - Tiga pengembang kunci Twitter, Biz Stone, Evan Williams, dan Jason Goldman meninggalkan Twitter untuk meluncurkan usaha baru.

"Rencana kami adalah untuk mengembangkan proyek-proyek baru dan bekerja pada pemecahan masalah besar bersama dengan pernyataan misi sederhana. The Obvious Corporation mengembangkan sistem yang membantu orang bekerja-sama untuk memperbaiki dunia," tulis Stone, Selasa 28 Juni 2011, dalam posting blog yang mengumumkan rencana mereka.

Langkah ini merupakan perkembangan terbaru di Twitter yang mengalami perombakan kepemimpinan saat usaha berusia lima tahun itu berubah dari sebuah start-up menjadi pemain utama industri teknologi.

Pada bulan Oktober, COO Dick Costolo menggantikan Evan Williams sebagai CEO perusahaan, sementara Williams keluar untuk fokus pada pengembangan produk dan pendiri lainnya, Jack Dorsey--sekarang CEO Square, kembali memimpin pengembangan produk.

Stone adalah salah satu pemimpin Twitter paling aktif, berkat tulisan tentang pertumbuhan Twitter--menggunakan @biz--yang ia kirim ke pengguna di hari-hari awal situs.

"Awak Twitter dan tim kepemimpinannya telah tumbuh sangat produktif," tulis Stone, Selasa, dalam posting blog-nya. "Saya sudah memutuskan bahwa penggunaan paling efektif dari waktu saya adalah dengan keluar dari jalan ini."

Bersama dengan Goldman, Stone dan Williams yang menjadi salah satu karyawan Twitter awal. Kini mereka berencana untuk memfokuskan upaya mereka pada Obvious.

Goldman meninggalkan posisinya di Twitter pada bulan Desember, meskipun ia masih terlibat sebagai penasihat perusahaan. Williams juga keluar dari perusahaan tahun ini, meskipun ia menekankan bahwa ia akan selalu memainkan beberapa peran dalam evolusi Twitter.

"Kami bertiga tetap terlibat dengan Twitter dan kami sangat terlibat dalam keberhasilan jangka panjang perusahaan itu," tulis trio itu pada website Obvious.com mereka.

Obvious sebenarnya adalah kebangkitan dari sebuah usaha yang dibuat pada tahun 2006. Williams menciptakannya dengan membeli kembali aset dari perusahaan yang gagal, sebuah situs Podcasting yang disebut Odeo. Kru Odeo juga mematangkan Twitter.com sebagai proyek sampingan.

Obvious akan menjadi payung bagi usaha baru apa pun yang ingin dikejar pendirinya. Situs itu, yang tayang Selasa, menjabarkan visinya: "Dalam lebih dari satu dekade mengembangkan sistem skala besar di Internet, kami tidak pernah lebih bersemangat daripada sekarang."

Justin Timberlake Ikut Beli MySpace

Posted by Unknown 0 comments

 foto

Justin Timberlake. AP/Peter Kramer

 Los Angeles - Penyanyi sekaligus aktor Justin Timberlake tampaknya tidak puas dengan hanya berperan di film tentang akun jejaring sosial Facebook. Ia kini ikut memiliki saham situs jejaring sosial, MySpace.

Timberlake berperan sebagai salah satu pendiri situs Napster di film The Social Network, sebuah film tentang Facebook. Kini, Timberlake bergabung dengan Specific Media untuk membeli MySpace dari News Corp. dalam perjanjian yang disepakati, Rabu 29 Juni 2011.

Menurut Chief Executive Officer Specific Media Tim Vanderhook, Timberlake bakal memiliki sebuah kantor di markas MySpace di Beverly Hills dan sekitar enam staf yang akan bekerja di sekelilingnya sepanjang waktu. Ia bakal mencurahkan waktu dan tenaga untuk MySpace.

Timberlake dan Specific Media bakal membeberkan rencana mereka dalam beberapa bulan ke depan untuk membangkitkan kembali MySpace.

"Ketika kami bertemu dengan Justin dan kami mendiskusikan strategi kami, kami sama-sama senang," ujar Vanderhook kepada The Associated Press. "Salah satu minatnya adalah ia sangat ingin membantu artis lain dan menciptakan sebuah komunitas bagi warga untuk mengekspresikan diri mereka. Saya rasa kami sangat terkejut mendapatkan seseorang seperti Justin yang sangat senang dengan apa yang kami lakukan."

Menurut sumber yang mengetahui perjanjian tersebut, MySpace dibeli Specific Media dengan harga US$35 juta (Rp 301 miliar) dari News Corp. News Corp sendiri membeli MySpace enam tahun lalu dengan harga US$580 juta (Rp 4,99 triliun). Penjualan MySpace dikabarkan juga mengakibatkan pemangkasan jumlah pegawai hampir separuhnya.

Sebagai bagian dari perjanjian itu, News Corp mendapat bagian saham di Specific Media dan kurang dari 5 persen saham di MySpace.

Dengan bantuan Timberlake, pembeli MySpace berharap merevitalisasi MySpace dan mengubahnya menjadi sebuah tujuan pertunjukan yang orisinal.

Dalam pernyataannya, Timberlake mengatakan, "Ada kebutuhan untuk sebuah tempat bagi para penggemar agar bisa berinteraksi dengan pujaan mereka, mendengarkan musik, melihat video, membagi dan menemukan hal-hal yang keren."

Google+ Pesaing Baru Facebook

Posted by Unknown 0 comments

image.tempointerakt1if.com

Logo Facebook dan Google.

 

Raksasa internet, Google, meluncurkan situs jejaring sosial baru bernama Google+ (Google Plus). Situs ini disebut-sebut sebagai rival raja situs jejaring sosial Facebook.

Sebelumnya, Google beberapa kali sudah mencoba menantang Facebook dengan membuat Google Buzz, Orkut, dan Google Wave. Namun, situs jejaring sosial buatan Google itu gagal meraih sukses. Kini Google menantang Facebook lagi dengan Google+.

"Kami ingin memperbaiki pengalaman berbagi di Internet sebelumnya," kata engineer senior Google, Vic Gundotra, seperti dikutip dari Bangkok Post, Rabu 29 Juni 2011.

Situs jejaring sosial ini mirip dengan Facebook. Para penggunanya bisa menulis status, mengunggah foto dan tautan, seperti yang biasa dilakukan di Facebook. Bedanya, menurut Gundotra, Google+ bisa memisahkan anggota di jejaringnya dengan kelompok-kelompok. Misalnya, kelompok kerja dan kelompok rekan kerja.

"Sebab tidak semua hubungan kita sama. Seperti hubungan kita dengan bos pasti berbeda dengan hubungan kita dengan orang tua kita," katanya. Gundotra menjelaskan, Facebook banyak dikritik soal kelompok-kelompok itu. Banyak status pengguna yang tak ingin dilihat oleh seseorang di jaringannya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Google memecahkannya dengan membuat Google+ yang memudahkan pengguna memisahkan anggota di jaringannya dalam kelompok berbeda sesuai kepentingan masing-masing.

Peluncuran Google+ ini menjadi pertaruhan Google untuk masuk ke pertarungan jejaring sosial. New York Times menulis Google+ sepertinya terlambat masuk ke kancah ini.

Menurut datacomScore, pada Mei tahun ini, sebanyak 180 juta orang mengunjungi situs Google termasuk YouTube. Angka ini memang lebih besar dari Facebook yang dikunjungi 157,2 juta orang. Namun, para Facebooker rata-rata menghabiskan waktu 375 menit. Adapun pengunjung Google hanya menghabiskan waktu 231 menit.

Situs Jejaring Sosial MySpace Dijual

Posted by Unknown 0 comments

 

foto

myspace.com

 

Jakarta - Perusahaan media milik Rupert Murdoch News Corporation, dikabarkan segera menjual MySpace. Situs jejaring sosial itu dijual lantaran pengunjungnya terus merosot dalam tiga tahun terakhir.

Dengan dilepasnya MySpace, News Corporation akan memangkas setengah dari 500 pekerjanya. Seperti dikutip dari kantor berita AP, Rabu 29 Juni 2011, ada tiga perusahaan yang tertarik membeli My Space, yakni Specific Media, perusahaan yang bergerak di bidang iklan online, perusahaan investasi Golden Capital, dan Austin Ventures.  

Menurut situs all Things D, News Corp akan menjual MySpace antara US$20 juta hingga US$30 juta. Namun, harga itu baru perkiraan dan masih ada kemungkinan laku terjual dengan nilai yang lebih tinggi.

Angka penjualan MySpace ini jauh dibandingkan ketika News Corporation membelinya pada Juli 2005. Ketika itu mereka membeli situs jejaring sosial tersebut dengan harga US$ 580 juta (Rp 5,24 triliun).

Menurut Debra Aho Williamson, analis dari lembaga riset eMarketer, turunnya harga MySpace karena merosotnya jumlah pengunjung, tergerusnya brand MySpace di dunia Internet, dan teknologi yang ketinggalan.

"Ini sebabnya News Corp ingin menjualnya dengan harga berapa pun," kata Debra.

Pada Oktober lalu, MySpace berusaha memoles diri dengan mengubah diri menjadi jembatan dan situs yang kaya akan hiburan. Namun, upaya ini gagal. Pengunjungnya terus turun. Pada Januari tahun ini, separuh stafnya atau sekitar 500 orang akan dipangkas.

Menurut data yang dirilis comScore, pada Mei tahun ini, MySpace memiliki 74 juta pengunjung, turun dari 32 persen dari tahun lalu. Adapun Facebook dikunjungi 1,1 miliar kali, naik 26 persen, Twitter 139 juta, naik 54 persen, dan LinkedIn dikunjungi 86 juta kali.

Label

ANeH Euy (4497) Adsense (4) AntiVirus (33) BerBloG RiA (213) BerDownload Ria (233) Berita (4584) Bola (213) Cerita (2007) Cybercrime (27) Entertainment (1630) Fashion (303) Fenomenal (1254) Film (470) Forum (11) Gadget (363) Gambar (3461) Games (167) Hot Celebs (355) Internet (504) Justin Bieber (61) Kesehatan (941) Kriminal (427) Lucu (1042) Misterius (1055) Musik (487) Ngegosip Nih (1232) Olahragara Yuk (911) Otomotif Nih (409) Sains (853) Sejarah (921) Seksologi (145) Serba-Serbi (4392) TV Online (2) Teknologi (1165) Tentang Admin (7) Tips (1481) Unik (632) Video (1457) Wisata (348) Zodiak (31)