Jenis Cinta Wanita dan Pria
14 Oktober 2011
0
comments
1. Wanita Membutuhkan Perhatian, Pria Membutuhkan Kepercayaan.
Saat
pria memperhatikan minat terhadap perasaan-perasaan wanita dan
menunjukkan kepedulian mendalam akan kesejahteraan wanita, si wanita
merasa dicintai dan diperhatikan. Dengan membuat si wanita merasa
istimewa dengan cara yang penuh cinta, pria itu berhasil memuaskan
kebutuhan primernya yang pertama. Tentu saja si wanita makin
mempercayainya. Rasa percaya ini membuatnya lebih terbuka dan lebih
mudah menerima.
Bila wanita
menunjukkan sikap terbuka dan mudah menerima terhadap pria, pria itu
merasa dipercaya. Mempercayai pria berarti meyakini bahwa ia melakukan
yang terbaik dan bahwa pria tersebut menginginkan yang terbaik bagi
pasangannya. Bila reaksi-reaksi si wanita mengungkapkan kepercayaan
positip terhadap kemampuan dan niat pria, kebutuhan cinta utama pria
itu pun terpuaskan. Otomatis pria itu jadi lebih penuh cinta dan
perhatian terhadap perasaan-perasaan dan kebutuhan si wanita.
2. Wanita Membutuhkan Pengertian, Pria Membutuhkan Penerimaan.
Bila
pria mendengarkan tanpa menghakimi, tetapi dengan empati dan
kedekatan terhadap wanita yang sedang mengungkapkan
perasaan-perasaannya, wanita itu merasa didengarkan dan dipahami. Sikap
penuh pengertian tidak berarti mengetahui pikiran atau perasaan
seseorang, melainkan berusaha mengumpulkan makna-makna dari apa yang
didengar, dan bergerak untuk membenarkan apa yang disampaikan. Semakin
terpenuhi kebutuhan wanita untuk didengarkan dan dimengerti, semakin
mudah baginya untuk memberi penerimaan yang dibutuhkan pasangannya.
Bila
wanita dengan penuh cinta menerima pria tanpa berusaha mengubahnya,
pria itu merasa diterima. Sikap menerima itu tidak menolak, melainkan
menegaskan bahwa pria itu diterima dengan gembira. Ini tidak berarti
si wanita yakin pria itu sempurna, melainkan menegaskan bahwa ia tidak
mencoba memperbaiki pria itu, bahwa ia mempercayai si pria untuk
membuat perbaikan-perbaikan sendiri. Setelah merasa diterima, lebih
mudah bagi pria untuk mendengarkan dan memberi wanita pemahaman yang
dibutuhkan dan layak diterimanya.
3. Wanita Membutuhkan Rasa Hormat, Pria Membutuhkan Penghargaan.
Wanita
merasa dihormati bila pria menanggapinya dengan mengakui dan
mengutamakan hak-hak, harapan, dan kebutuhan-kebutuhannya. Bila tingkah
laku pria itu mempertimbangkan pikiran-pikiran dan perasaannya,
wanita tersebut pasti merasa dihormati. Ungkapan-ungkapan rasa hormat
fisik dan nyata, misalnya dengan memberi bunga dan mengingat ulang
tahun, sangat penting untuk memuaskan kebutuhan cinta utama nomor tiga
pada wanita. Bila wanita merasa dihormati, jauh lebih mudah baginya
untuk memberi suaminya penghargaan yang layak diterimanya.
Bila
wanita mengakui telah menerima manfaat dan nilai pribadi dari
usaha-usaha dan tingkah laku pria, si pria jadi merasa dihargai.
Penghargaan merupakan reaksi alami terhadap perasaan didukung. Setelah
merasa dihargai, pria tahu usahanya tidak sia-sia; dengan demikian, ia
didorong untuk memberi lebih banyak. Pria yang merasa dihargai secara
otomatis lebih bersemangat dan terdorong untuk lebih menghormati
pasangannya.
4. Wanita Membutuhkan Kesetiaan, Pria Membutuhkan Kekaguman.
Bila
pria mengutamakan kebutuhan-kebutuhan wanita dan dengan bangga
mendukung dan memuaskan si wanita, kebutuhan utama cinta nomor empat
wanita tersebut terpuaskan. Wanita berkembang subur jika ia merasa
dipuja dan istimewa. Pria dapat memenuhi kebutuhan ini dengan lebih
mementingkan kebutuhan dan perasaan wanita itu daripada minat-minatnya
sendiri seperti pekerjaan, pelajaran, dan rekreasi. Jika si wanita
merasa dirinyalah yang terpenting dalam kehidupan pria itu, dengan
mudah ia akan memberikan kekagumannya.
Seperti
halnya wanita perlu merasakan perhatian pria, pria pun perlu
merasakan kekaguman wanita. Mengagumi pria adalah memandangnya dengan
penuh kekaguman, rasa senang, dan persetujuan yang menyenangkan. Pria
merasa dikagumi jika wanita gembira dan takjub akan sifat-sifat khasnya
atau bakat-bakatnya yang mungkin mencakup rasa humor, keperkasaan,
ketekunan, kejujuran, intergritas, kemesraan, kebaikan hati, cinta,
pengertian, dan sifat-sifat baik lainnya yang disebut nilai-nilai lama.
Bila pria dikagumi, ia akan merasa cukup aman untuk membaktikan diri bagi istrinya dan menyanjungnya.
5. Wanita Membutuhkan Penegasan, Pria Membutuhkan Persetujuan.
Bila
pria tidak keberatan atau tidak menentang perasaan dan kebutuhan
wanita, melainkan menerimanya dan menegaskan keabsahannya, wanita akan
betul-betul merasa dicintai, karena kebutuhan primernya yang kelima
telah terpuaskan. Sikap mengesankan pria menegaskan hak wanita untuk
merasa sebagaimana dirasakannya. (Perlu diingat pria dapat menghargai
sudut pandang wanita, meski ia sendiri mempunyai sudut pandang yang
berbeda). Setelah pria belajar menunjukkan pada wanita sikap mengiyakan
ini, pria itu pasti memperoleh persetujuan yang terutama
dibutuhkannya.
Jauh didalam lubuk
hatinya, setiap pria ingin menjadi pahlawan atau ksatria dengan baju
baja berkilau bagi wanita. Tanda bahwa pria telah lulus ujian dari
seorang wanita adalah persetujuannya. Sikap menyetujui ini berupa
pengakuan atas kebaikan dalam diri si pria dan mengungkapkan kepuasan
menyeluruh terhadap pria itu. (Ingat memberi restu kepada pria tidak
lalu berarti sependapat dengannya). Sikap menyetujui berarti mengakui
atau mencari alasan-alasan yang baik di balik apa yang dilakukan pria
itu. Setelah pria menerima persetujuan yang dibutuhkan, jadi lebih
mudah baginya untuk menghargai perasaan-perasaan si wanita.
6. Wanita Perlu Jaminan, Pria Perlu Dorongan.
Bila
pria berulang-ulang memperhatikan bahwa ia memperhatikan, memahami,
menghormati, menghargai dan menyayangi pasangannya, kebutuhan utama
pasangan untuk diyakinkan telah terpenuhi. Sikap menyakinkan membuat
wanita merasa senantiasa dicintai.
Pria
umumnya membuat kekeliruan dengan menganggap bahwa sekali ia telah
memenuhi semua kebutuhan cinta primer istrinya, dan istrinya merasa
bahagia dan aman, maka sejak saat itu istrinya harus tahu bahwa ia
dicintai. Padahal itu tidak cukup. Untuk memuaskan kebutuhan cinta
primer nomor enam istrinya, pria harus ingat untuk meyakinkannya
berulang kali