Orangtua Yue Yue Dihadapkan Dua Pilihan
20 Oktober 2011
0
comments
Foto : Ibu Yue Yue menangis menyaksikan putrinya (China Foto Press)
"Jangan menyerah, ibu tidak akan menyerah. Biarkan ibu berkesempatan untuk menyayangi dan memanjakanmu," ujar Qu Feifei pada putrinya yang saat ini masih koma, seperti dikutip Daily Mail, Kamis (20/10/2011).
Saat ini, Qu Feifei pun dihadapkan dalam dua pilihan yang sangat menyulitkan, dirinya ditawarkan untuk mematikan alat pendukung hidupnya yang saat ini menyala dan menjaga Yue Yue agar tetap bernafas.
Pemerintah China mengatakan, saat ini Yue Yue mengalami koma yang cukup parah dan otaknya pun sudah tidak berfungsi. Kondisinya pun tampak semakin buruk meski dirinya sempat menunjukkan perkembangan pada awal pekan ini.
"Kami tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut," ujar juru bicara rumah sakit pada pagi ini.
Sebuah tayangan video menunjukkan Yue Yue, anak berusia dua tahun yang menjadi korban tabrak lari, dibiarkan tanpa pertolongan satu orang pun dari 18 orang yang mengetahui kejadian ini.
Yue Yue akhirnya ditolong oleh seorang pemulung, orang ke-19 yang mengetahui kejadian ini, untuk kemudian mendapatkan perawatan di rumah sakit.Peristiwa ini terjadi di Kota Foshan, Guangzhou, pada Kamis (13/10) dan hingga kemarin, Yue Yue masih dirawat di unit gawat darurat rumah sakit militer setempat.
Yue Yue dalam kondisi kritis setelah mengalami perdarahan yang parah. Dalam perkembangan terakhirnya,China Daily melaporkan Yue Yue telah mampu bernapas dengan bantuan alat. Namun, napasnya masih terlihat sangat lemah. Tekanan darah dan denyut nadinya telah stabil.