Posted by Unknown
13 Oktober 2011
Mungkin inilah yang disebut mukjizat Tuhan pada orang yang teraniaya.
Kejadian yang menimpa gadis 10 tahun yang diperkosa dan dikubur
hidup-hidup oleh sepupunya yang berusia 21 tahun akhirnya bangkit
kembali dari kuburnya. Ia keluar dari kuburan yang tak terlalu dalam,
lalu kembali ke rumah orang tuanya dan melaporkan kejahatan itu ke pihak
berwajib. Kejadian ini terjadi di desa terpencil di Kota Magpet,
Cotabato Utara, Filipina, Rabu, 5 Oktober 2011. Menurut Kepala
Kepolisian Magpet Inspektur Polisi Roberto Ocumen, awalnya pelaku yang
bekerja sebagai petani mengajak ngobrol korban di luar rumah.

Pelaku
yang diketahui bernama Dennis Quilaton ternyata memendam birahi
terhadap sepupunya itu. Tak lama berbincang, Dennis memukul korban
dengan benda keras. Dalam keadaan tak sadar, tubuh mungil itu diseret ke
rerumputan dan pelaku pun memperkosanya.
“Pemerkosa lalu menguburnya di tanah yang tidak terlalu dangkal dan
menutupi dengan daun pisang,” ujar Ocumen dalam incuirer.ner. Merasa
sudah cukup aman untuk menghilangkan jejak maka pelakupun segera
meninggalkan lokasi dengan tenang tanpa punya pikiran apapun. Namun
Tuhan Maha Penolong hambaNya yang teraniaya, tanpa diketahui pelaku
sang gadis ternyata masih sadar. Ia tertatih- tatih merangkak ke
permukaan tanah. Pihak kepolisian belum tahu berapa lama bocah perempuan
ini bertahan di dalam tanah.
Akhirnya, bocah ini bertemu tetangga yang kemudian mengantarnya kembali ke rumah dan menemui orang tuanya. Peristiwa seseorang
bangkit dari kubur
pernah terjadi di Indonesia meski dalam kasus yang berbeda .
Warga Desa Bujel, Kediri, Jawa Timur, geger pada Kamis, 21 April 2011
malam. Seorang pria berusia 76 tahun yang dikira sudah meninggal dan
dikubur warga, pulang ke rumah. Mat Ikhsan, kakek itu pulang berjalan
kaki dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang dan celana pendek.
Keluarga dan tetangga Mat Ikhsan yang sedang nongkrong sontak
terkejut. Pasalnya, Mat Ikhsan telah dikuburkan satu bulan lalu di
pemakaman desa setempat. Sebelumnya, keluarga dan warga meyakini jenazah
Ikhsan ditemukan di Lereng Gunung Klotok dengan kondisi mengenaskan.
Polisi bahkan menduga kakek yang berprofesi sebagai pencari pasir itu
sebagai korban pembunuhan. “Kami menguburnya jam 19.00 WIB setelah
diambil dari rumah sakit,” kata Solikin, warga Desa Bujel.(
sumber)