Awas, SMS Curang Merajalela
6 Oktober 2011
0
comments
Namun, pihak operator telepon seluler, justru menyatakan konsumenlah yang harus berhati-hati. "Kalau mendapatkan sms yang sifatnya iming-iming atau sebagai penipuan, segera klarifikasi ke operator," kata R Indra, GM Corporate Comm Telkomsel.
Hal senaga dikatakan Febriati Nadira, Head of Corcomm XL. "Sebaiknya yang dilakukan pelanggan adalah langsung menghubungi customer service," ucap Febriati.
Situasi ini membuat mahasiswa dari Lingkar Studi Mahasiswa Jakarta mendesat pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika melindungi para pengguna telepon seluler. "Empat digit nomor yang masuk dan menyedot pulsa, sekitar Rp 500 sampai Rp 2.000. Kita bayangkan saja pengguna handphone hari ini sekitar 200 juta," ujar Akbar, Ketua Lingkar Studi Mahasiswa Jakarta.
Gatot Dewobroto, Huma Kementerian Komunikasi dan Informatika, meminta masyarakat yang merasa dirugikan dengan sms seperti ini agar menghubungi kontak center BRTI di nomor 159. "Tidak dipungut biaya, tidak dipotong pulsa," ucap Gatot.
Para mahasiswa juga berencana mendirikan poskountuk menampung keluhan masyarakat berkaitan dengan sms tidak bertanggung jawab.(sumber)