TV Libya Siarkan Juga Kematian Putra Qadhafi
21 Oktober 2011
0
comments
Kepala Mo`tassim miring ke bawah dan rambutnya yang panjang menggantung dari tandu itu. Ia terlihat telanjang hingga pinggang. Televisi itu tidak menyebutkan di mana gambar itu diambil.
Dilansir dari laman Reuters, Kamis 20 Oktober 2011, Juru Bicara NTC Abdel MAdjid Miegta mengklaim bahwa Motassim telah tewas dalam penyerangan ke Sirte. Sebelumnya Menteri Penerangan NTC Mahmoud Shamman mengatakan Motassim ditangkap hidup-hidup. Belakangan, Mahmoud kembali mengatakan ke Reuters kalau Motassim tewas dalam penyerangan karena ikut dan bersembunyi bersama ayahnya di Sirte.
Reuters menulis keterangan sejumlah saksi mata yang menyebut, Motassim masih terlihat hidup. Kondisinya mengenaskan pasca penyerangan itu. Berada di tandu, bersimbah darah dan masih mengerang kesakitan.
Tak
disebutkan bagamana nasib jasad Motassim kemudian. Seperti jenazah
Qadhafi yang dikabarkan dibawa ke tempat rahasia demi keamanan. Pun
demikian dengan kondisi jasad anaknya.
Qadhafi menjadi buronan sejak NTC menguasai ibu kota Libya, Tripoli, pada Agustus. Ia berhasil menghindari penangkapan meski pasukan NTC memperoleh sejumlah petunjuk mengenai lokasinya. Ia berulang kali melontarkan janji-janji untuk melanjutkan perang, ketika semakin banyak negara mengakui NTC sebagai pemerintah yang berkuasa di Libya.
Qadhafi, penguasa terlama di dunia Arab dan telah berkuasa selama empat dasawarsa, bersikeras akan tetap berkuasa meski ia ditentang banyak pihak./sumber
Qadhafi menjadi buronan sejak NTC menguasai ibu kota Libya, Tripoli, pada Agustus. Ia berhasil menghindari penangkapan meski pasukan NTC memperoleh sejumlah petunjuk mengenai lokasinya. Ia berulang kali melontarkan janji-janji untuk melanjutkan perang, ketika semakin banyak negara mengakui NTC sebagai pemerintah yang berkuasa di Libya.
Qadhafi, penguasa terlama di dunia Arab dan telah berkuasa selama empat dasawarsa, bersikeras akan tetap berkuasa meski ia ditentang banyak pihak./sumber