Inilah 12 Korban Penembakan “Batman” (Paling Kecil: 6 Tahun, Paling Tua: 51 Tahun)

Posted by AmfaShop 24 Juli 2012 0 comments

grodon-cowden-440
Gordon Cowden, John Larimer, dan Micayla Madek. (dok.People)
TRAGEDI penembakam brutal di bioskop kota Aurora, Colorado, Jumat tengah malam waktu setempat membuat negeri Paman Sam berduka. Gedung Putih memasang bendera setengah tiang. Mulai dari Presiden Barack Obama hingga para bintang kru The Dark Knight Rises (TDKR) mengungkapkan rasa duka mereka pada 12 korban yang nyawanya melayang dan puluhan korban luka lainnya atas aksi tak waras James Holmes.
Korban meninggal pertama yang berhasil diidentifikasi adalah Jessica Ghawi. People, Senin (23/7) merilis nama 12 korban lengkap dengan keterangan pendek. Korban penembakan merentang dari yang termuda berusia 6 tahun--yang ibunya kini masih dalam kondisi kritis--hingga yang tertua seorang pria berusia 51 tahun yang putrinya selamat.
Jonathan Blunk
Blunk, 26 tahun, ayah dua anak, seorang tentara Angkatan Laut yang sudah merencanakan untuk mengunjungi istrinya di Chantel, Reno, negara bagian Nevada, pada esok hari usai nonton.
A.J. Boik
Boik, 18 tahun, adalah atlet tim lacrosse (olahraga menggiring bola dengan tongkat berjaring) SMA Gateway sekaligus di perusahan kopi Organo Gold. Kekasih Boik dan seorang temannya yang juga datang ke bioskop, selamat dari penembakan.
Jesse Childress
Childress, seorang staf sersan di Angkatan Udara, bertugas di 310 Force Support Squadron.
Gordon Cowden
Cowden, 51 tahun, korban paling tua. Dia menonton bersama dua putrinya, yang selamat dari penembakan. Keluarganya menggambakan Cowden sebagai "ayah yang sangat penyayang, penyuka kegiatan luar ruang dan pemilik bisnis kecil-kecilan, seorang pria Texas sejati... penyuka traveling yang punya selera humor, dia akan diingat selalu atas kasih sayangnya pada anak-anaknya dan selalu melakukan yang terbaik untuk mereka."

jessica-redfield-300
Jessica Ghawi (dok.People)
Jessica Ghawi
Ghawi, 24 tahun, seorang wartawan olahraga jempolan--yang nama profesionalnya Jessica Redfield--baru menulis di blognya soal betapa ia nyaris jadi korban penembakan acak di sebuah mal di Toronto, Kanada. "Saya melihat korban-korban dari kejahatan tak berperasaan. Saya lihat hidup direnggut" tulisnya. "Saya diingatkan kita tak pernah tahu di mana atau kapan hidup kita berakhir. Kapan atau di mana kita bernafas terakhir kalinya." John Larimer
Larimer, 27 tahun, seorang tentara Angkatan Laut, sudah bergabung jadi tentara AL sejak 2001. "Dia akan dirindukan oleh setiap orang yang mengenalnya," kata atasannya Komandan Jeffrey Jakuboski.
Micayla Madek
Madek adalah mahasiswa Community College di Aurora yang dijadwalkan lulus tahun 2015. Di Facebook-nya, ia mengidentikan dirinya, "Simple, gadis mandiri, yang hanya ingin memiliki hidup lebih baik."
Matt McQuinn             
McQuinn, 27 tahun, seorang pekerja toko. Ia melindungi kekasihnya Samantha Yowler ketika peluru mengenai tubuhnya. Meski Yowler luka di lutut, ia akan sembuh.

veronica-moser-sullivan
Veronica Moser-Sullivan (dok.People)
Veronica Moser-Sullivan
Umurnya baru 6 tahun--korban termuda. Verronica adalah anak satu-satunya dari Ashley Moser, yang baru saja belajar berenang. Bibinya, Annie Dalton mengatakan pada wartawan ibunda Veronica masih dalam kondisi kritis. Alex Sullivan
Seorang pekerja di bioskop Aurora. Ulang tahun Sullivan ke-27 tepat dengan hari saat penembakan terjadi. Ia juga berencana merayakan ulang tahun pertama perkawinannya dengan Cassie, istrinya, pada Minggu.
Alex Teves
Baru saja lulus dari Universitas Denver, Teves, 24 tahun, asli Phoenix, mendapat gelar master di bidang psikologi konseling.
Rebecca Wingo
Wingo, 32 tahun, ibu dua anak, bergabung dengan Angkatan Udara setelah lulus SMA dan menjadi peerjemah usai merampungkan kemahirannya berbahasa Mandarin. "Saya dengar ia meninggal begitu saja, tanpa rasa sakit, namun rasa sakitnya (bagi saya) tak tertahankan," tulis ayahnya, Steve Fernandez, di akun Facebook-nya. "Oh Tuhan, mengapa, mengapa, mengapa???"
Selain korban warga Amerika, tiga warga Indonesia juga ikut jadi korban. Ketiga WNI tersebut merupakan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak sebagai berikut:
prodeofacebook1
Prodeo Et Patria Situmeang (dok.ist.)
1. Anggiat M Situmeang (ayah), lahir di Jakarta tanggal 1 Agustus 1967, menderita luka memar di mata sebelah kiri akibat serpihan dinding. 2. Rita Paulina Situmeang (ibu), lahir di Jakarta tanggal 16 Oktober 1967, menderita luka tembak di lengan kiri dan kaki kiri, saat ini masih dirawat di rumah sakit Denver Health Medical Center.
3. Prodeo Et Patria Situmeang (anak), lahir di Jakarta tanggal 10 Agustus 1997, menderita luka tembak di punggung bawah sebelah kiri.    
Ketiganya sudah membaik. Prodeo sudah memberi keterangan pada wartawan setempat mengenai detik-detik peristiwa mencekam itu.
Remaja berusia 15 tahun itu sempat keluar dari bioskop, namun kembali lagi untuk membantu ibu dan ayahnya. Selain itu, Prodeo juga sempat membantu satu orang lain yang terluka, demikian dikutip Denver Post, Senin (23/7).

~Source~
Comments
0 Comments

0 comments:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Bermurah Hati Memberikan Sepatah Dua Kata di Komentar Ya !!!

Blog Archive

Label

Adsense (4) ANeH Euy (4505) AntiVirus (33) BerBloG RiA (214) BerDownload Ria (234) Berita (4581) Bola (213) Cerita (2016) Cybercrime (27) Entertainment (1627) Fashion (304) Fenomenal (1255) Film (475) Forum (11) Gadget (363) Gambar (3456) Games (167) Hot Celebs (354) Internet (504) Justin Bieber (61) Kesehatan (944) Kriminal (424) Lucu (1043) Misterius (1061) Musik (486) Ngegosip Nih (1230) Olahragara Yuk (909) Otomotif Nih (409) Sains (857) Sejarah (923) Seksologi (146) Serba-Serbi (4413) Teknologi (1167) Tentang Admin (7) Tips (1487) TV Online (2) Unik (634) Video (1458) Wisata (349) Zodiak (31)